Menghabiskan Bensin

Minggu, 10 Oktober 2010

Bagikan artikel ini di :
Waktu malem Mingguan si Arya yang baru saja dibeliin motor bokapnya, kebut-kebutan di Jalan Pantura. Sialnya pada waktu itu Jalan Pantura sedang dilaksanakan razia. Dan lebih sialnya lagi Arya sendiri yang keciduk Polisi, teman-teman yang lainya pada kabur semua.

Sambil pasang muka galak Pak Polisi bertanya, “Maaf, di jalan ini batas kecepatan hanya 80km/jam kok saudara melewati sampe 120km/jam?”

“Yahhh…. saya ga ngebut pak, sekedar ngabisin bensin aja pak, maklum motor baru.." jawab Arya sambil nyengir.

Sejenak Pak Polisi diam, kemudian mengambil kertas Tilang. Lama sekali dia menuliskan sesuatu. Setelah itu dia menyerahkan kertas tilang itu sambil berkata, “Saudara tetap saya tilang, karena ngebut melewati batas kecepatan.”

“Loh Pak, kok tilangnya mahal amatttttt...?” teriak Arya yang kaget bukan kepalang melihat deretan angka rupiah yang ditulis Pak Polisi yang mungkin triliunan rupiah.

“Yahhhh, saya hanya mengabiskan tinta pena saja mas...!” sahut Pak Polisi sambil berlalu dan menyita kunci motor dan STNK Arya.
Apabila di dalam artikel atau tulisan ini terdapat kesalahan atau kekurangan,
mohon koreksi dan pelengkapan data sampaikan ke redaksi@ppdi.or.id

Tidak ada komentar: